AWAS, Botol Plastik Pemicu Kanker

0 komentar
Siapapun kita apapun latar belakangnya pastinya memiliki resiko terkena kanker. Seperti yang heboh diberitakan akhir akhir ini tentang salah satu artis yaitu Julia Peres dan Ria Irawan. Mereka adalah contoh artis yang terkena kanker. Padahal menurut Ria Irawan, selama ini dia sudah menjalani semua macam pola hidup sehat. Tetapi mengapa masih bisa timbul kanker? Apakah penyebabnya? 
Pemicu kanker sendiri bisa dikarenakan faktor makanan, faktor pola hidup tidak sehat, dah bahkan ada salah satu pemicu kanker yang terlihat sepele tetapi biasa kita gunakan sehari-hari. Apakah itu? Botol minuman plastik. Pernahkan anda mendengar resiko kanker bisa disebabkan oleh botol plastik? Seperti yang diketahui bahwa botol plastik dari kemasan air minum itu memiliki beberapa zat yang salah satunya dapat merusak kesehatan kita.  
Seperti yang kami lansir dari Dr Fajar salah satu dokter ahli bedah Digestif, beliau menjelaskan bahwa botol-botol plastik yang kita pakai sebagai tempat air minum itu merupakan hasil dari daur ulang botol bekas yang dihancurkan lalu dibuat botol baru kembali. Apa efeknya pada kesehatan kita dan apa sajakah kesalahan yang biasa kita lakukan dalam penggunaan botol plastik? 
Kebiasaan merefill (isi ulang)
Kadang ada beberapa orang yang mengisi ulang botol plastik kemasan air minum dengan air kembali. Padahal sebenarnya jika kkta sudah menggunakan botol air minum dan jika sudah habis airnya maka harus dibuang dan tidak boleh digunakan kembali sebagai tempat minum. Bahkan ada yang mengisi botol plastik kemasan dengan air panas, hal ini sangat tidak diperbolehkan karena air panas dapat bereaksi membentuk zat pemicu kanker.
Inilah arti dari tanda nomor yang ada pada kemasan berbahan plastik :

  1. Tidak boleh di refiil, cukup sekali saja dipakai. 
  2. Bahan lebih tahan lama terhadap suhu tinggi tetapi hanya bisa sekali pakai
  3. Bahan plastik ini berbahaya bagi ginjal anda dan tidak dianjurkan bagi anda yang memiliki riwayat sakit ginjal.
  4. Bahan inilah yang baik untuk makanan bukan tempat minuman
  5. Bahan ini adalah plastik terbaik bagi makanan dan minuman.
  6. Berbahaya bagi kesehatan otak dan mengganggu hormon estrogen
  7. Berbahaya bagi tubuh karena merusak hormon kromosom tulang.
Adapun dampak botol plastik bagi kesehatan kita jika kita menggunakan botol air minum kemasan adalah :
  1. Menurunkan sistem imunitas tubuh
  2. Memicu puberitas yang lebih dini pada anak perempuan 
  3. Memicu masalah kesuburan
  4. Menurunkan jumlah sperma
  5. Diabetes
  6. Obesitas
  7. Kanker prostat, payudara dan liver. 
Adapun tips mencegah kanker adalah : 
  • Tidak memakai botol plastik secara berulang
  • Meremuk botol plastik setelah penggunaan 
  • Gunakan gelas kaca atau botol air minum yang aman. 
  • Apabila kita memiliki botol air minum dan warnanya sudah berubah maka kita harus mengganti botol tersebut karena memiliki zat berbahaya. 
Nah, informasi kali ini semoga dapat membantu anda dan sampai jumpa lagi di info selanjutnya. 
READ MORE - AWAS, Botol Plastik Pemicu Kanker

Bahaya! Sadari Kaki Datar (FlatFoot) Sejak Dini.

1 komentar
Flatfoot
Kaki merupakan bagian terpenting dikehidupan manusia terutama untuk menunjang mobilitas kita sehari-hari. Tapi tahukah anda ternyata ada beberapa gangguan kaki yang ternyata sudah terbentuk dari kecil? Sudah pernahkan anda mendengar istilah Flatfoot atau kaki yang datar? Pernahkan anda memperhatikan bentuk telapak kaki anak anda? Biasanya bayi yang baru lahir hingga berusia 2 tahun telapak kakinya akan rata karena ada lemak di sisi dalam telapak kakinya. Barulah setelah berumur diatas 18 bulan maka bayi baru akan belajar berjalan dan barulah kaki kan berubah seperti bentuk kaki normal. Akan tetapi ada beberapa bayi yang memang tidak terbentuk dan akhirnya sampai dewasa kakinya akan terus rata. Apakah ada pengaruhnya? Kali ini akan dibahas mengenai dampak flatfoot atau kaki datar pada anak. 
Kaki yang datar atau flatfoot tidak akan mempengaruhi kecepatan atau usaha untuk berjalan, akan tetapi hanya akan membuat anak mudah lelah. Sering minta digendong orang tua ketika berjalan dan telapak kakinya sering pegal. Pastinya anda bingung dan khawatir apa penyebab dari flatfoot ini. Seperti dijelaskan oleh Dr. Hermawan salah satu spesialis Anak dari RS Eka Hospital Jakarta pada Dr Oz, beliau menyebutkan bahwa penyebab flatfoot sendiri adalah dari faktor genetik yang diturunkan orang tua. Hal tersebut di sebabkan karena adanya kelemahan otot di telapak kaki yang menyebabkan turunnya otot dan ligamen pada saat berjalan. 

bentuk kaki yang terkena flatfoot 
Biasanya flatfoot ini tanpa gejala dan para orang tua kurang awas terhadap penyakit ini. Ada beberapa akibat yang akan ditimbulkan jika kita tidak Awas dalam menyikapi hal ini yaitu kaki anak akan berbentuk X karena tekanan bobot tubuh yang tidak diletakkan semestinya. 
Nah, apabila anak anda ada yang mengalami hal seperti ini maka anda tidak perlu terlalu cemas karena masih ada bebebrapa terapi yang dapat mengobati flatfoot. Segera  kunjungi dokter spesialisa anak terdekat dan mereka akan memberikan terapi kepada anak anda sesua dengan umur anak. Biasanya pada anak yang berumur dibawah 2 tahun maka dokter hanya akan memberikan terapi kecil dengan menyuruh berjalan, akan tetapi jika sudah berumur di atas 4 tahun maka dokter akan memberikan terapi degan alat bantuan seperti sepatu khusus. Namun bukan semua anak akan diterapi dengan menggunakan sepatu khusus. Ada beberapa kriteria kaki flatfoot yang tidak perlu diterapi yaitu : 
  1. Jika jarak antara mata kaki dalam kurang dari 4 cm
  2. JIka jarak sudut antar kaki kurang dari 8 derajat, maka akan ditunggu sampai berusia 6 tahun dan akan dilakukan terapi seperti : 
  • Berjalan tanpa alas kaki
  • Berjalan jinjit untuk melatih otot bagian dalam
  • Diajarkan ibu jari untuk mengambil benda seperti kelereng, handuk dan lainnya agar membentuk lengkungan 
  • Memijat kaki agar membentuk lengkungan kaki. 
Nah, jika sudah terbentuk Flatfoot diatas 6 tahun maka ada baiknya anda ke bagian ortopedi dan jika sudah terjadi pada orang dewasa maka ada baiknya anda konsul ke bagian ortopedi agar diberikan terapi. Walaupun tidak dapat dihilangkan namun dapat meminimalisir pengarush yang akan ditimbulkannya seperti : 
  1. Mengurangi Nyeri Pinggang atau nyeri sendi.
  2. Postur tubuh berubah
  3. Cedera
  4. Cepat Lelah
Nah, sudah tahukan apa itu Flatfoot, semoga informasi kali ini dapat membantu anda dan memberikan ilmu yang bermanfaat bagi anda dan keluarga. 
READ MORE - Bahaya! Sadari Kaki Datar (FlatFoot) Sejak Dini.

7 Mitos Perawatan Bayi

0 komentar




Zaman semakin maju, tetapi tetap saja adat ketimuran kita akan dijunjung tinggi. Tidak diragukan lagi jika Indonesia masih memegang teguh adat ketimuran, oleh sebab itu masih banyak beredar beberapa mitos dan hal hal yang tabu yang beredar di masyarakat kita. Hal tabu tersebut ada yang dapat hindari atau justru bisa diikuti oleh kita. Sebut saja mitos tentang pantangan atau hal tabu tentang perawatan bayi yang baru lahir misalnya menyunat bayi perempuan, pemakaian bedong agar tungkai bayi lurus, pemakaian gurita, pemberian koin pada pusar, pemutaran video untuk bayi, dan banyak hal lainnya. 
Tentunya anda ingin tahu penjelasan mengenai mitos tersebut apakah benar atau tidak dan apakah hubungannya dengan perkembangan bayi mungil anda. Nah kali ini saya akan mengulas hal tersebut, semoga dapat membantu para orang tua. 
  • 1 Video Membuat Bayi Lebih Cepat Belajar
Hal ini adalah mitos, jika sudah ada kata belajar maka bicara mengenai memberi dan menerima. jadi ada research yang mengungkapkan bahwa saat balita melihat video maka yang ada hanyalah rasa kekaguman dan respon untuk meniru dan bukan proses belajar. Jadi cermati dan bijaklah lagi jika anda ingin memberikan anak anda tontonan video. 
  • 2 Menyunat Bayi Perempuan
Menyunat bayi perempuan saat ini masih dalam pro dan kontra, Ada yang mngatakan boleh ada yang mengatakan tidak. Menurut pandangan agama sendiri menyunat bayi perempuan itu hukumnya makrumah, yaitu ibadah yang dianjurkan dan boleh tidak dikerjakan seperti fatwa tahun 2008 yang telah dkeluarkan oleh MUI (MAjelis Ulama Indonesia) mengenai khitan. Dalam beberapa hadis ada yang menyarankan dikhitan akan tetapi tidak berlebihan. tidak berlebihan maksudnya hanya memotong selaput yang menutupi klitor*s tidak melukai ataupun memutilasi habis klit*ris. 
Sedangkan menurut ilmu kesehatan sendiri, dijabarkan oleh WHO bahwa sunat perempuan banyak memiliki dampak negatif bagi kesehatan seperti, pendarahan, sakit kepala, infeksi organ panggul, kesulitan buang air kecil. Dan jangka panjangnya adalah rasa sakit yang berkepanjangan saat berhubungan suami istri, pemicu kista, keloid pada bekas sunat,  disfungsi seksu*l, disfungsi haid, hematometra (pergumpalan darah dalam rahim), dan pergumapalan darah haid dalam saluran tuba. 
  • 3 Membedong pada Bayi agar Tungkai Kaki tidak Bengkok 
Pembedongan bayi yang diyakini apabila dilakukan dapat meluruskan tungkai kaki anak merupakan mitos belaka. Hal ini dikarenakan kaki bayi akan lurus dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia sang bayi, jadi ibu tidak perlu khawatir. bahkan pembedongan pun dilakukan di RS di Singapore akan tetapi tidak terlalu ketat dan sifatnya hanya untuk menghangatkan bayi. KAdang ada beberapa anggapan bahwa dengan membedong ketat maka kaki bayi kan lurus, hal ini SALAH besar karena jika membedong terlalu ketat maka peredaran darah bayi tidak akan berjalan lancar dan dapat mengakibatkan sesak napas pada bayi yang justru akan mengakibatkan bahaya.
Sebenarnya tujuan dari membedong bayi adalah untuk menjaga agar tubuh bayi tetap hangat. Bayi yang masih dibawah 6 bulan masih memiliki MORO atau refleks kaget. Nah, dibedong itu juga bertujuan untuk mengurangi rasa MORO pada bayi sehingga dengan dibedong bayi akan merasa dipeluk dan tidak terkaget kaget. Ada yang menyebutkan bahwa pemakaian bedong pada bayi juga dapat mengurangi resiko terjadinya SID (Sudden Infant Death) atau kematian mendadak pada bayi saat tidur.
  • 4 Pemakaian Gurita pada Bayi
Pemakaian gurita ini sebenarnya tidak terlalu dianjurkan, boleh digunakan jika saja tali pusar anak belum lepas akan tetapi jika sudah lepas pemakaian gurita ini boleh ditinggalkan. Pada saat memakai gurita ini jangan mengikatnya terlalu kencang ya bunda. 
  • 5 Menutup Pusar dengan Koin
Ada beberapa keprcayaan bahwa pusar bayi harus ditutup dengan koin agar tidak bodong. Tentu saja hal ini merupakan mitos belaka. Malah dengan meletakkan koin pada pusar dapat menyebabkan infeksi pada pusar bayi anda. Menurut medis sendiri setiap bayi ada beberpa yang memang diberikan bakat pusar bodong, jadi mau ditutupi oleh koin pun akan tetap bodong. Akan lebih baik jika anda memberishkan pusar sang buah hati dengan lembut menggunakan baby oil atau alkohol dan biarkan kering dengan sendirinya. 
  • 6 Pemakaian Bedak di Area Sekitar Kemaluan
Sampai saat ini masih ada beberapa orang tua yang membersihkan kemaluan bayi dengan air, lalu menaburkan bedak di sekitar kemaluan anak. Sebenarnya pemakaian bedak ini tidak baik bagi anak, seperti yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya mengenai penggunaan bedak pada bayi. Bedak memiliki partikel yang dapat masuk kedalam kemaluan bayi dan menumpuk. Ditakutkan bedak yang menumpuk itu dapat mempetinggi resiko penyebab tersumbatnya salurang buang air anak. Daripada bedak sebaiknya gunakan baby oil atau diaper cream yang digunakan pada lipatan kulit bayi bukan di area kemaluannya untuk menghindari ruam kulit. 
  • 7 Mengorek “Putih-Putih” di kemaluan
Pada bayi perempuan kadang ditemukan "putih-putih"  seperti gel didalam kemaluannya. Tentunya kita khawatir akan hal ini dan berusaha untuk membersihkannya. akan tetapi ternyata hal ini merupakan kewajaran yang biasa terjadi pada bayi. Justru jika anda mencoba untuk membersihkannya ditakutkan akan melukai bagian dalam kemaluan dan menyebabkan infeksi. 
READ MORE - 7 Mitos Perawatan Bayi

Makanan Berbahaya bagi Bayi Anda

0 komentar



Ternyata Makanan Sehat Ini Berbahaya Bagi Bayi Anda
Bagi anda yang sudah memiliki Anak tentunya paham bahwa anak merupakan hal berharga bagi orang tua. Terlebih lagi bagi anak yang masih balita, akan ada hal hal yang harus dijaga agar proses tumbuh kembangnya berjalan dengan baik. Nah, salah satu yang harus diperhatikan jika ingin sang buah hati berkembang dengan baik adalah Konsumsi makanan. Tentunya kita harus memperhatikan asupan gizi bagi sang buah hati. Namun ternyata ada beberapa makanan sehat yang ternyata malah berbahaya bagi tumbuh kembangnya buah hati anda. Apa sajakah makanan dan minuman itu?
  • Garam
Garam ini paling banyak di metabolisme oleh ginjal manusia, sedangkan Proses penceranaan atau metabolisme pada ginjal bayi dibawah 1 tahun masih belum sempurna. Oleh sebab itu hindarilah pemakaian garam pada makanan bayi yang berumur dibawah 1 tahun.
  • Madu
Hampir semua orang tahu bahwa madu itu sehat dan banyak mengandung berbagai macam vitamin dam mineral untuk mendongkrak stamina anak. Akan tetapi bagi anak dibawah 1 tahun ada baiknya jangan memberikan madu. Hal ini disebabkan oleh madu itu mengandung Clostridium Botulinum, yang mana itu adalah suatu mikroba yang bisa mengakibatkan kekejangan pada saluran pencernaan bayi.
  • Teh
Pernahkan anda memberi teh pada bayi? Ada beberapa orang tua yang kadang iseng memberikan teh pada bayi dengan alasan mengenalkan rasa dan sebagai makanan pendamping ASI. Teh sendiri mengandung unsur tanin yang berbahaya apabila dikonsumsi bayi dibawah 2 tahun karena akan mengalami penyerapan zat besi. Yang bagi orang dewasa saja unsur tanin sangat tidak dianjurkan bagi penderita anemia. Oleh sebab itu penderita anemia tidak dibenarkan mengkonsumsi teh setelah makan.
  • Putih Telur
Memang telur merupakan sumber protein yang baik, akan tetapi protein pada putih telur dapat menimbulkan potensi alergi pada bayi. Dikhawatirkan pada balita dibawah satu atau dua tahun yang belum terlihat bakat alerginya. Hindarilah dahulu makanan yang berpotensi sebagai pencetus alergi. Jika tetapi ingin mengkonsumsi telur, konsumsilah kuning telurnya.
  • Coklat
Coklat ini tidak diperbolehkan bagi anak-anak karena coklat ini hampir sama dengan teh yang memiliki kandungan penyerap zat besi yang sangat diperlukan bagi pertumbuhan bayi. Selain itu ada juga coklat yang mengandung cafein.

Nah itulah beberapa bahan makanan dan minuman yang seharusnya anda hindari bagi anak berusia dibawah satu atau dua tahun. semoga info ini bermanfaat bagi perkembangan buah hati anda.
READ MORE - Makanan Berbahaya bagi Bayi Anda
 

Informasi ala Ling-Cakwe Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting